Emas Bergerak Melemah di Asia oleh Menguatnya Dolar AS
Kamis, 04 Desember 2008 - 14:00
iznews - Commodity) - Harga emas pada perdagangan sesi Asia hari ini (04/12) mengalami penurunan. Harga komoditas ini melemah setelah dolar bergerak rebound terhadap euro. Sementara itu anjloknya harga minyak mentah turut memberikan sentimen negatif terhadap pergerakan harga emas. Prediksi data non-farm payrolls AS yang buruk juga menjadi alasan penurunan harga emas. Kekhawatiran akan makin berkembangnya krisis keuangan global mengakibatkan turunnya permintaan terhadap komoditas. Kondisi ekonomi yang mengarah kepada deflasi juga memberikan sentimen buruk bagi para investor emas. Emas merupakan investasi heging inflasi sehingga dalam kondisi deflasi emas menjadi kurang dapat diandalkan sebagai alternatif investasi. Harga emas spot mengalami penurunan sebesar 1.30 dolar menjadi 771.30 dolar per ons. harga emas sempat mencapai level harian tertinggi di posisi 775.35 dolar per ons. sementara itu harga emas berjangka Nymex untuk kontrak bulan Januari mengalami peningkatan sebesar 1.8 dolar menjadi 772.30 dolar per ons pada perdagangan elektronik hari ini. Analis Vibiz Resarch dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan harga emas akan cenderung volatil. Pergerakan harga logam mulia akan ditentukan oleh pergerakan valas dan minyak mentah. Untuk jangka panjang emas masih menjadi komoditas yang menarik untuk dikoleksi. Harga emas untuk saat ini akan menemui support-resistance di level 750 - 850 dolar per ons.
Kamis, 04 Desember 2008 - 14:00
iznews - Commodity) - Harga emas pada perdagangan sesi Asia hari ini (04/12) mengalami penurunan. Harga komoditas ini melemah setelah dolar bergerak rebound terhadap euro. Sementara itu anjloknya harga minyak mentah turut memberikan sentimen negatif terhadap pergerakan harga emas. Prediksi data non-farm payrolls AS yang buruk juga menjadi alasan penurunan harga emas. Kekhawatiran akan makin berkembangnya krisis keuangan global mengakibatkan turunnya permintaan terhadap komoditas. Kondisi ekonomi yang mengarah kepada deflasi juga memberikan sentimen buruk bagi para investor emas. Emas merupakan investasi heging inflasi sehingga dalam kondisi deflasi emas menjadi kurang dapat diandalkan sebagai alternatif investasi. Harga emas spot mengalami penurunan sebesar 1.30 dolar menjadi 771.30 dolar per ons. harga emas sempat mencapai level harian tertinggi di posisi 775.35 dolar per ons. sementara itu harga emas berjangka Nymex untuk kontrak bulan Januari mengalami peningkatan sebesar 1.8 dolar menjadi 772.30 dolar per ons pada perdagangan elektronik hari ini. Analis Vibiz Resarch dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan harga emas akan cenderung volatil. Pergerakan harga logam mulia akan ditentukan oleh pergerakan valas dan minyak mentah. Untuk jangka panjang emas masih menjadi komoditas yang menarik untuk dikoleksi. Harga emas untuk saat ini akan menemui support-resistance di level 750 - 850 dolar per ons.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar