Emas Berjangka Menguat Iringi Depresiasi Dolar AS
Senin, 15 Desember 2008 - 10:09
(news - Commodity) - Harga emas pada perdagangan di Asia hari ini (15/12) terpantau mengalami kenaikan. Harga emas memguat seiring dengan melemahnya nilai tukar dolar AS terhadap euro. Terdepresiasnya dolar AS ini mengakibatkan para investor memilih untuk meningkatkan koleksi emas sebagai saran investasi alternatif. Pada hari ini dolar mengalami penurunan tajam terhadap euro. Mata uang AS ini bahkan mengalami open gap sebanyak 75 pip terhadap mata uang tunggal Eropa tersebut. Anjloknya nilai tukar dolar juga terjadi terhadap yen. Dolar membukukan penurunan setelah pemerintah AS kembali menunda kepastian bailout sektor otomotif AS hingga kembalinya Presiden Bush dari kunjungannya ke Irak. Harga emas spot pada perdagangan hari ini terpantau mengalami peningkatan sebesar 0.9% dan diperdagangkan pada posisi 827.65 dolar per ons. Pada penutupan perdagangan minggu lalu harga emas spot berada di posisi 820.45 dolar per ons. Sementara itu harga emas berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Februari mengalami peningkatan sebesar 1.1% dan menjadi 829.50 dolar per ons. Benchmark Oktober di bursa Tocom membukukan peningkatan sebesar 60 yen per gram menjadi 2421 yen per gram. Analis Vibiz Resarch dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan harga emas akan cenderung volatil. Pergerakan harga logam mulia akan ditentukan oleh pergerakan valas dan minyak mentah. Untuk jangka panjang emas masih menjadi komoditas yang menarik untuk dikoleksi. Harga emas untuk saat ini akan menemui support-resistance di level 750 - 850 dolar per ons.
Senin, 15 Desember 2008 - 10:09
(news - Commodity) - Harga emas pada perdagangan di Asia hari ini (15/12) terpantau mengalami kenaikan. Harga emas memguat seiring dengan melemahnya nilai tukar dolar AS terhadap euro. Terdepresiasnya dolar AS ini mengakibatkan para investor memilih untuk meningkatkan koleksi emas sebagai saran investasi alternatif. Pada hari ini dolar mengalami penurunan tajam terhadap euro. Mata uang AS ini bahkan mengalami open gap sebanyak 75 pip terhadap mata uang tunggal Eropa tersebut. Anjloknya nilai tukar dolar juga terjadi terhadap yen. Dolar membukukan penurunan setelah pemerintah AS kembali menunda kepastian bailout sektor otomotif AS hingga kembalinya Presiden Bush dari kunjungannya ke Irak. Harga emas spot pada perdagangan hari ini terpantau mengalami peningkatan sebesar 0.9% dan diperdagangkan pada posisi 827.65 dolar per ons. Pada penutupan perdagangan minggu lalu harga emas spot berada di posisi 820.45 dolar per ons. Sementara itu harga emas berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Februari mengalami peningkatan sebesar 1.1% dan menjadi 829.50 dolar per ons. Benchmark Oktober di bursa Tocom membukukan peningkatan sebesar 60 yen per gram menjadi 2421 yen per gram. Analis Vibiz Resarch dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan harga emas akan cenderung volatil. Pergerakan harga logam mulia akan ditentukan oleh pergerakan valas dan minyak mentah. Untuk jangka panjang emas masih menjadi komoditas yang menarik untuk dikoleksi. Harga emas untuk saat ini akan menemui support-resistance di level 750 - 850 dolar per ons.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar