Emas Rebound Setelah Anjlok Mingguan 8.2%
Selasa, 09 Desember 2008 - 08:45
Harga emas berjangka pada penutupan perdagangan di bursa Nymex dini hari tadi (09/12) terpantau mengalami peningkatan yang cukup tajam. Harga emas berjangka bergerak rebound setelah minggu lalu membukukan penurunan mingguan terbesar sejak bulan Oktober lalu. Kenaikan harga emas ini didorong oleh melemahnya nilai tukar dolar. Harga perak mengalami peningkatan terbesar dalam dua minggu. Pada perdagangan malam tadi nilai tukar dolar AS mengalami penurunan signifkan sebesar 1.7% terhadap enam mata uang rivalnya dalam indeks dolar. Kenaikan harga emas ini mengiringi peningkatan komoditas lainnya. Indeks komoditas Reuters/Jefferies CRB mengalami peningkatan sebesar 4.7% setelah Barack Obama menyatakan akan menyalurkan stimulus fiskal. Harga emas berjangka untuk kontrak bulan Februari mengalami peningkatan sebesar 17.10 dolar (2.3%) dan ditutup pada posisi 769.30 dolar per ons. Pada perdagangan minggu lalu harga emas berjangka ini membukukan penurunan mingguan sebesar 8.2%. Harga perak mengalami peningkatan sebesar 54.5 sen (5.8%) dan ditutup pada level 9.975 dolar per ons. Analis Vibiz Resarch dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan harga emas akan cenderung volatil. Pergerakan harga logam mulia akan ditentukan oleh pergerakan valas dan minyak mentah. Untuk jangka panjang emas masih menjadi komoditas yang menarik untuk dikoleksi. Harga emas untuk saat ini akan menemui support-resistance di level 750 - 850 dolar per ons.
Selasa, 09 Desember 2008 - 08:45
Harga emas berjangka pada penutupan perdagangan di bursa Nymex dini hari tadi (09/12) terpantau mengalami peningkatan yang cukup tajam. Harga emas berjangka bergerak rebound setelah minggu lalu membukukan penurunan mingguan terbesar sejak bulan Oktober lalu. Kenaikan harga emas ini didorong oleh melemahnya nilai tukar dolar. Harga perak mengalami peningkatan terbesar dalam dua minggu. Pada perdagangan malam tadi nilai tukar dolar AS mengalami penurunan signifkan sebesar 1.7% terhadap enam mata uang rivalnya dalam indeks dolar. Kenaikan harga emas ini mengiringi peningkatan komoditas lainnya. Indeks komoditas Reuters/Jefferies CRB mengalami peningkatan sebesar 4.7% setelah Barack Obama menyatakan akan menyalurkan stimulus fiskal. Harga emas berjangka untuk kontrak bulan Februari mengalami peningkatan sebesar 17.10 dolar (2.3%) dan ditutup pada posisi 769.30 dolar per ons. Pada perdagangan minggu lalu harga emas berjangka ini membukukan penurunan mingguan sebesar 8.2%. Harga perak mengalami peningkatan sebesar 54.5 sen (5.8%) dan ditutup pada level 9.975 dolar per ons. Analis Vibiz Resarch dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan harga emas akan cenderung volatil. Pergerakan harga logam mulia akan ditentukan oleh pergerakan valas dan minyak mentah. Untuk jangka panjang emas masih menjadi komoditas yang menarik untuk dikoleksi. Harga emas untuk saat ini akan menemui support-resistance di level 750 - 850 dolar per ons.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar