Senin, 08 Desember 2008

Harga Jagung Rebound oleh Pernyataan Stimulus Fiskal Obama

Harga Jagung Rebound oleh Pernyataan Stimulus Fiskal Obama
Selasa, 09 Desember 2008 - 08:50
Harga jagung berjangka pada penutupan perdagangan di bursa CBOT dini hari tadi (09/12) terpantau mengalami peningkatan tajam. Harga jagung melejit dengan membukukan peningkatan terbesar dalam lima minggu belakangan. Harga komoditas andalan AS ini mengalami kenaikan setelah Barack Obama menyatakan akan mengeluarkan stimulus fiskal untuk menyelamatkan ekonomi AS. Pada perdagangan malam tadi harga komoditas mengalami kenaikan seiring dengan pidato Obama yang membangkitkan sentimen positif. Indeks komoditas Reuters/Jefferies CRB mengalami kenaikan sebesar 4.7%. Kenaikan harga minyak mentah juga turut memberikan sentimen penguatan bagi komoditas andalan AS ini. Harga jagung berjangka untuk kontrak bulan Maret mengalami peningkatan sebesar 20.75 sen (6.7%) dan ditutup pada posisi 3.30 dolar per bushel. Persentase peningkatan harian ini merupakan yang terbesar sejak tanggal 29 Oktober lalu. Harga jagung telah membukukan penurunan sebesar 59% sejak mencetak rekor pada tanggal 27 Juni lalu pada harga 7.9925 dolar per bushel. Analis Vibiz Resarch dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan harga komoditas pertanian masih akan cenderung bearish, terutama untuk komoditas yang memiliki keterkaitan dengan minyak mentah. Harga jagung untuk saat ini masih akan cenderung mengalami pergerakan di kisaran 3 - 4 dolar per bushel.

Tidak ada komentar: