Karet Melanjutkan Penguatan Seiring Penurunan Produksi
Senin, 22 Desember 2008 - 14:58
iznews - Commodity) - Pergerakan komoditas karet melanjutkan penguatan pada hari ini (22/12) di bursa komoditas Jepang (TOCOM). Komoditas karet kontrak berjangka menguat dalam enam hari berturu-turut. Hal ini dipengaruhi oleh adanya pengurangan produksi karet oleh Thailand. Thailand mengambil kebijakan untuk mengurangi jumlah produksinya sebesar 250.000 ton, bertujuan untuk menghentikan pelemahan harga komoditas karet, dimana dalam kurung waktu lima bulan terakhir karet melemah sebesar 71.77 persen di bursa TOCOM. Pelemahan ini dipengaruhi oleh krisis financial global berdampak ke sektor investasi. Dengan adanya kebijakan pengurangan produksi ini, berdampak karet menguat dalam dua belas hari perdagangan terakhir atau menguat sebesar 27.71 persen. Pada perdagangan hari ini karet ditutup level 134.10 naik sebesar 10.1 point dari perdagangan minggu lalu. Menurut Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting, kenaikan komoditas karet masih akan berlanjut jika rencana bailout sektor otomotif US jadi dilaksanakan, sehingga sektor permintaan akan karet akan bertambah dikarenakan karet sebagai bahan baku industri ban. Secara teknikal indikator MACD dan ADX memberikan sinyal Weak Sell serta indikator bollinger bands memberikan sinyal naik.
Senin, 22 Desember 2008 - 14:58
iznews - Commodity) - Pergerakan komoditas karet melanjutkan penguatan pada hari ini (22/12) di bursa komoditas Jepang (TOCOM). Komoditas karet kontrak berjangka menguat dalam enam hari berturu-turut. Hal ini dipengaruhi oleh adanya pengurangan produksi karet oleh Thailand. Thailand mengambil kebijakan untuk mengurangi jumlah produksinya sebesar 250.000 ton, bertujuan untuk menghentikan pelemahan harga komoditas karet, dimana dalam kurung waktu lima bulan terakhir karet melemah sebesar 71.77 persen di bursa TOCOM. Pelemahan ini dipengaruhi oleh krisis financial global berdampak ke sektor investasi. Dengan adanya kebijakan pengurangan produksi ini, berdampak karet menguat dalam dua belas hari perdagangan terakhir atau menguat sebesar 27.71 persen. Pada perdagangan hari ini karet ditutup level 134.10 naik sebesar 10.1 point dari perdagangan minggu lalu. Menurut Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting, kenaikan komoditas karet masih akan berlanjut jika rencana bailout sektor otomotif US jadi dilaksanakan, sehingga sektor permintaan akan karet akan bertambah dikarenakan karet sebagai bahan baku industri ban. Secara teknikal indikator MACD dan ADX memberikan sinyal Weak Sell serta indikator bollinger bands memberikan sinyal naik.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar