Senin, 15 Desember 2008

Minyak Mentah Berakhir Anjlok oleh Kekhawatiran Perlambatan Permintaan

Minyak Mentah Berakhir Anjlok oleh Kekhawatiran Perlambatan Permintaan
Selasa, 16 Desember 2008 - 07:45
Harga minyak mentah pada penutupan perdagangan di bursa Nymex dini hari tadi (16/12) terpantau mengalami penurunan tajam. Harga minyak mentah kembali anjlok hampir 4% dipicu oleh makin dalamnya kekhawatiran kondisi perekonomian global. Kekhawatiran ekonomi ini melebihi ekspektasi penurunan kuota OPEC yang diperkirakan akan dilakukan pada pertemuan tanggal 17 Desember mendatang. Harga minyak mentah Nymex terpantau mengalami penurunan sebesar 1.77 dolar dan ditutup pada posisi 44.51 dolar per barel. Harga minyak mentah pada perdagangan malam tadi sempat mencapai level tertinggi harian di posisi 50.05 dolar per barel. Harga minyak mentah Brent di London mengalami penutupan pada posisi 44.60 dolar per barel dengan membukukan penurunan sebesar 1.81 dolar. Para pelaku pasar menyatakan bahwa mereka melakukan aksi jual karena mengiringi penurunan yang terjadi di pasar saham. Para pelaku pasar masih sangat mengkhawatirkan tentang kondisi permintaan yang saat ini sangat lemah. Diperkirakan bahwa permintaan justru akan semakin turun apabila OPEC berhasil meningkatkan harga via penurunan kuota produksi. Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting masih melihat secara umum pasar minyak mentah berpotensi untuk mengalami penurunan. Kondisi ekonomi global saat ini masih terlalu rentan untuk menyatakan bahwa minyak mentah telah kembali ke trend positif yang berkesinambungan. Untuk saat ini minyak mentah masih diperkirakan akan bergerak pada kisaran 40 - 55 dolar per barel.

Tidak ada komentar: