Emas Melemah, Turun ke Posisi Terendah dalam 5 Minggu
Kamis, 15 Januari 2009 - 07:35
(News - Commodity) - Harga emas berjangka pada penutupan perdagangannya di bursa Nymex dini hari tadi (15/01) terpantau mengalami penurunan. Harga emas mengalami penurunan ke level terendah dalam lima minggu belakangan seiring dengan menguatnya nilai tukar dolar AS. Kondisi ini mengakibatkan turunnya minat para investor terhadap investasi di logam mulia. Pada perdagangan malam tadi indeks dolar mengalami peningkatan untuk hari keempatnya berturut-turut. Para investor saat ini lebih memilih untuk memgang uang kas karena dikahawatirkan kondisi ekonomi makin memburuk. Pada rilis data malam tadi terlihat tingkat penjualan eceran di AS mengalami penurunan tajam dua kali lipat lebih besar dari estimasi. Harga emas berjangka Nymex untuk kontrak bulan Februari mengalami penurunan sebesar 11.90 dolar (1.5%) dan ditutup pada posisi 808.80 dolar per ons. Posisi penutupan perdagangan ini merupakan yang terendah sejak tanggal 10 Desember lalu. Sementara itu harga perak berjangka kontrak Maret mengalami penurunan sebesar 20.5 sen (1/9%) dan ditutup pada posisi 10.475 dolar per ons. Analis Vibiz research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan harga emas untuk jangka pendek masih berpotensi untuk bergerak volatil. Turunnya harga minyak dapat menjadi arahan negative bagi pergerakan harga emas, sementara itu pencarian asset safe haven di tengah ketidak pastian ekonomi masih akan mendorong pergerakan harga emas. Untuk saat ini pergerakan emas akan cenderung berada di kisaran 750 - 900 dolar per ons.
Kamis, 15 Januari 2009 - 07:35
(News - Commodity) - Harga emas berjangka pada penutupan perdagangannya di bursa Nymex dini hari tadi (15/01) terpantau mengalami penurunan. Harga emas mengalami penurunan ke level terendah dalam lima minggu belakangan seiring dengan menguatnya nilai tukar dolar AS. Kondisi ini mengakibatkan turunnya minat para investor terhadap investasi di logam mulia. Pada perdagangan malam tadi indeks dolar mengalami peningkatan untuk hari keempatnya berturut-turut. Para investor saat ini lebih memilih untuk memgang uang kas karena dikahawatirkan kondisi ekonomi makin memburuk. Pada rilis data malam tadi terlihat tingkat penjualan eceran di AS mengalami penurunan tajam dua kali lipat lebih besar dari estimasi. Harga emas berjangka Nymex untuk kontrak bulan Februari mengalami penurunan sebesar 11.90 dolar (1.5%) dan ditutup pada posisi 808.80 dolar per ons. Posisi penutupan perdagangan ini merupakan yang terendah sejak tanggal 10 Desember lalu. Sementara itu harga perak berjangka kontrak Maret mengalami penurunan sebesar 20.5 sen (1/9%) dan ditutup pada posisi 10.475 dolar per ons. Analis Vibiz research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan harga emas untuk jangka pendek masih berpotensi untuk bergerak volatil. Turunnya harga minyak dapat menjadi arahan negative bagi pergerakan harga emas, sementara itu pencarian asset safe haven di tengah ketidak pastian ekonomi masih akan mendorong pergerakan harga emas. Untuk saat ini pergerakan emas akan cenderung berada di kisaran 750 - 900 dolar per ons.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar