Gula Menguat, Produksi India Diperkirakan Turun
Senin, 12 Januari 2009 - 09:30
(News - Commodity) - Harga gula berjangka pada penutupan perdagangan di bursa ICE Futures New York dini hari tadi (12/01) terpantau mengalami peningkatan. Harga gula menguat dan menggenapi peningkatannya untuk tiga minggu berturut-turut di tengah kekhawatiran bahwa produksi gula di India akan mengalami penurunan. Penurunan gula ini justru disertai dengan kenaikan permintaan global. Diperkirakan bahwa India akan memproduksi 20 juta ton gula pada tahun yang berakhir tanggal 30 September mendatang. Estimasi produksi ini berarti mengalami penurunan dibandinkan produksi aktual 26.4 juta ton pada tahun sebelumnya. Harga gula berjangka untuk kontrak bulan Maret mengalami peningkatan sebesar 0.02 sen (0.2%) dan ditutup pada posisi 12.05 sen per pon. Harga gula mengalami peningkatan sebesar 1.7% minggu lalu. Sejak tanggal 19 Desember lalu harga gula telah mengalami peningkatan sebesar 10%. Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan harga komoditas pertanian pada tahun 2009 ini akan mengalami rebound. Kondisi ini didasari bahwa pada tahun 2008 lalu penurunan harga yang telah terjadi sudah sangat besar. Untuk saat ini harga kesinambungan gula berada di kisaran 10 - 13 dolar per bushel.
Senin, 12 Januari 2009 - 09:30
(News - Commodity) - Harga gula berjangka pada penutupan perdagangan di bursa ICE Futures New York dini hari tadi (12/01) terpantau mengalami peningkatan. Harga gula menguat dan menggenapi peningkatannya untuk tiga minggu berturut-turut di tengah kekhawatiran bahwa produksi gula di India akan mengalami penurunan. Penurunan gula ini justru disertai dengan kenaikan permintaan global. Diperkirakan bahwa India akan memproduksi 20 juta ton gula pada tahun yang berakhir tanggal 30 September mendatang. Estimasi produksi ini berarti mengalami penurunan dibandinkan produksi aktual 26.4 juta ton pada tahun sebelumnya. Harga gula berjangka untuk kontrak bulan Maret mengalami peningkatan sebesar 0.02 sen (0.2%) dan ditutup pada posisi 12.05 sen per pon. Harga gula mengalami peningkatan sebesar 1.7% minggu lalu. Sejak tanggal 19 Desember lalu harga gula telah mengalami peningkatan sebesar 10%. Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan harga komoditas pertanian pada tahun 2009 ini akan mengalami rebound. Kondisi ini didasari bahwa pada tahun 2008 lalu penurunan harga yang telah terjadi sudah sangat besar. Untuk saat ini harga kesinambungan gula berada di kisaran 10 - 13 dolar per bushel.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar