Jagung Melemah Tajam Iringi Penurunan Harga Minyak
Selasa, 13 Januari 2009 - 10:10
iznews - Commodity) - Harga jagung berjangka pada penutupan perdagangan di bursa CBOT dini hari tadi (13/01) terpantau mengalami penurunan tajam. Harga jagung ditutup dengan membukukan penurunan sebesar limit yang diijinkan di bursa CBOT. Anjloknya harga minyak mentah dan laporan USDA bahwa proyeksi produksi jagung mengalami kenaikan dari proyeksi bulan Desemeber lalu. Anjloknya harga minyak pada perdagangan malam tadi mencapai hamper 8%. Kondisi ini dipandang sebagai akibat dari melemahnya permintaan akibat memburuknya resesi. Penurunan harga jagung disebabkan karena jagung merupakan komoditas yang lazim digunakan sebagai bahan baku bio fuel, sumber energi alternatif. Harga jagung berjangka unuk kontrak bulan Maret mengalami penurunan sebesar 30 sen (7.3%), yang merupakan limit down di bursa CBOT. Harga komoditas ini ditutup pada posisi 3.8075 dolar per bushel. Harga kontrak jagung paling aktif telah mengalami penurunan sebesar 52% sejak mencetk rekor pada tanggal 27 Juni lalu di harga 7.9925 dolar per bushel. Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan harga komoditas pertanian pada tahun 2009 ini akan mengalami rebound. Kondisi ini didasari bahwa pada tahun 2008 lalu penurunan harga yang telah terjadi sudah sangat besar. Untuk saat ini harga kesinambungan jagung berada di kisaran 3 - 5 dolar per bushel.
Harga Kakao Di ICE Futures Turun ke Terendah Empat Minggu
Selasa, 13 Januari 2009 - 10:00
iznews - Commodity) - Harga kakao turun ke terendah empat minggu, Selasa 12 Januari, karena tekanan harga komoditas lain seperti harga minyak dan grain, juga menguatnya dolar AS. Dengan krisis ekonomi saat ini maka permintaanpun menurun menyebabkan harga komoditaspun menurun, Harga kakao Maret turun $79 menjadi $2,506 permetrik ton dan kontrak Mei turun $72 menjadi $2,507. Pada pembukaan pasar harga sempat tidak berubah, tapi setelah harga komoditas lain menurun maka harga kakao ikut turun ke harga terendah satu bulannya. Harga diperkirakan akan turun ke harga support $2,500 per ton.
Gandum AS Melemah Tajam, Proyeksi Produksi Naik
Selasa, 13 Januari 2009 - 10:00
iznews - Commodity) - Harga gandum berjangka pada penutupan perdagangan di bursa CBOT dini hari tadi (13/01) terpantau mengalami penurunan tajam. Harga komodits ini sempat mencapai level penurunan limit-down di bursa pada perdagangan malam tadi. Anjloknya harga komoditas ini didorong oleh proyeksi Departemen Pertanian AS bahwa supply gandum AS akan lebih besar dibandingkan proyeksi yang dibuat pada bulan Desember lalu. Diperkirakan bahwa cadangan gandum global akan mengalami kenaikan menjadi 148.4 juta metric ton pada akhir tahun pemsaran tanggal 31 Mei mendatang. Proyeksi yang dibuat bulan ini lebih tinggi 0.7% dibandingkan proyeksi yang dibuat pada bulan Desember lalu. Harga gandum berjangka untuk kontrak bulan Maret mengalami penurunan sebesar 59.75 sen (9.5%) dan ditutup pada posisi 5.6975 dolar per bushel. Harga sempat mengalami penurunan sebesar 60 sen, yaitu limit down perdagangan gandum di bursa CBOT. Harga gandum telah mengalami penurunan sebesar 58% sejak mencetak rekor pada tanggal 27 Februari tahun 2008 lalu di posisi 13.495 dolar per bushel. Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan harga komoditas pertanian pada tahun 2009 ini akan mengalami rebound. Kondisi ini didasari bahwa pada tahun 2008 lalu penurunan harga yang telah terjadi sudah sangat besar. Untuk saat ini harga kesinambungan gandum berada di kisaran 5 - 7 dolar per bushel.
Harga Kedelai di CBOT Turun ke Harga Limit Terendah
Selasa, 13 Januari 2009 - 09:45
iznews - Commodity) - Harga kedelai di CBOT turun ke harga limit terendah karena Laporan USDA, yang mengatakan bahwa produksi diatas perkiraan. Banyak faktor tambahan dari turunnya harga kedelai selain Laporan USDA seperti penurunan harga dari minyak mentah, menguatnya dolar AS, likuidasi untuk mengambil keuntungan dari naiknya harga kedelai minggu lalu. Harga kedelai Maret turun 70 cent menjadi $9.66.Harga soymeal turun $20 menjadi $294.5 perton. Harga minyak kedelai turun 231 point menjadi 34.41 cent. Ramalan cuaca di Argentina masih panas dan kurang hujan, tapi karena faktor2 lain lebih kuat sehingga harga kedelai masih turun.
Selasa, 13 Januari 2009 - 10:10
iznews - Commodity) - Harga jagung berjangka pada penutupan perdagangan di bursa CBOT dini hari tadi (13/01) terpantau mengalami penurunan tajam. Harga jagung ditutup dengan membukukan penurunan sebesar limit yang diijinkan di bursa CBOT. Anjloknya harga minyak mentah dan laporan USDA bahwa proyeksi produksi jagung mengalami kenaikan dari proyeksi bulan Desemeber lalu. Anjloknya harga minyak pada perdagangan malam tadi mencapai hamper 8%. Kondisi ini dipandang sebagai akibat dari melemahnya permintaan akibat memburuknya resesi. Penurunan harga jagung disebabkan karena jagung merupakan komoditas yang lazim digunakan sebagai bahan baku bio fuel, sumber energi alternatif. Harga jagung berjangka unuk kontrak bulan Maret mengalami penurunan sebesar 30 sen (7.3%), yang merupakan limit down di bursa CBOT. Harga komoditas ini ditutup pada posisi 3.8075 dolar per bushel. Harga kontrak jagung paling aktif telah mengalami penurunan sebesar 52% sejak mencetk rekor pada tanggal 27 Juni lalu di harga 7.9925 dolar per bushel. Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan harga komoditas pertanian pada tahun 2009 ini akan mengalami rebound. Kondisi ini didasari bahwa pada tahun 2008 lalu penurunan harga yang telah terjadi sudah sangat besar. Untuk saat ini harga kesinambungan jagung berada di kisaran 3 - 5 dolar per bushel.
Harga Kakao Di ICE Futures Turun ke Terendah Empat Minggu
Selasa, 13 Januari 2009 - 10:00
iznews - Commodity) - Harga kakao turun ke terendah empat minggu, Selasa 12 Januari, karena tekanan harga komoditas lain seperti harga minyak dan grain, juga menguatnya dolar AS. Dengan krisis ekonomi saat ini maka permintaanpun menurun menyebabkan harga komoditaspun menurun, Harga kakao Maret turun $79 menjadi $2,506 permetrik ton dan kontrak Mei turun $72 menjadi $2,507. Pada pembukaan pasar harga sempat tidak berubah, tapi setelah harga komoditas lain menurun maka harga kakao ikut turun ke harga terendah satu bulannya. Harga diperkirakan akan turun ke harga support $2,500 per ton.
Gandum AS Melemah Tajam, Proyeksi Produksi Naik
Selasa, 13 Januari 2009 - 10:00
iznews - Commodity) - Harga gandum berjangka pada penutupan perdagangan di bursa CBOT dini hari tadi (13/01) terpantau mengalami penurunan tajam. Harga komodits ini sempat mencapai level penurunan limit-down di bursa pada perdagangan malam tadi. Anjloknya harga komoditas ini didorong oleh proyeksi Departemen Pertanian AS bahwa supply gandum AS akan lebih besar dibandingkan proyeksi yang dibuat pada bulan Desember lalu. Diperkirakan bahwa cadangan gandum global akan mengalami kenaikan menjadi 148.4 juta metric ton pada akhir tahun pemsaran tanggal 31 Mei mendatang. Proyeksi yang dibuat bulan ini lebih tinggi 0.7% dibandingkan proyeksi yang dibuat pada bulan Desember lalu. Harga gandum berjangka untuk kontrak bulan Maret mengalami penurunan sebesar 59.75 sen (9.5%) dan ditutup pada posisi 5.6975 dolar per bushel. Harga sempat mengalami penurunan sebesar 60 sen, yaitu limit down perdagangan gandum di bursa CBOT. Harga gandum telah mengalami penurunan sebesar 58% sejak mencetak rekor pada tanggal 27 Februari tahun 2008 lalu di posisi 13.495 dolar per bushel. Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan harga komoditas pertanian pada tahun 2009 ini akan mengalami rebound. Kondisi ini didasari bahwa pada tahun 2008 lalu penurunan harga yang telah terjadi sudah sangat besar. Untuk saat ini harga kesinambungan gandum berada di kisaran 5 - 7 dolar per bushel.
Harga Kedelai di CBOT Turun ke Harga Limit Terendah
Selasa, 13 Januari 2009 - 09:45
iznews - Commodity) - Harga kedelai di CBOT turun ke harga limit terendah karena Laporan USDA, yang mengatakan bahwa produksi diatas perkiraan. Banyak faktor tambahan dari turunnya harga kedelai selain Laporan USDA seperti penurunan harga dari minyak mentah, menguatnya dolar AS, likuidasi untuk mengambil keuntungan dari naiknya harga kedelai minggu lalu. Harga kedelai Maret turun 70 cent menjadi $9.66.Harga soymeal turun $20 menjadi $294.5 perton. Harga minyak kedelai turun 231 point menjadi 34.41 cent. Ramalan cuaca di Argentina masih panas dan kurang hujan, tapi karena faktor2 lain lebih kuat sehingga harga kedelai masih turun.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar