Minyak Berakhir Anjlok 8% oleh Kekhawatiran Penurunan Permintaan
Selasa, 13 Januari 2009 - 08:00
(News - Hard Commodity) - Harga minyak mentah Nymex pada penutupan perdagangannya hari ini (13/01) terlihat mengalami penurunan yang cukup taja. Harg akomoditas sumber energi ini anjlok didorong oleh kembali mengemukanya kekhawatiran tentang memburuknya kondisi resesi di dunia. Kondisi ini akan mengakibatkan penurunankonsumsi bahan bakar sehingga melemahnya harga minyak mentah. Pada akhir perdagangannya harga minyak metnah Nymex untuk kontrak bulan Februari mengalami penurunan sebesar 3.24 dolar (7.94%) dan ditutup pada posisi 37.59 dolar per barel. Harga minyak sempat mencapai level harian terendah di posisi 37.48 dolar per barel. Harga minyak mentah Brent untuk kontrak bulan Februari mengalami penurunan sebesar 1.51 dolar menjadi 42.91 dolar per barel. Harga minyak mentah seolah mengabaikan seruan OPEC tentang kemungkinan penurunan kuota produksi lebih lanjut. Penurunan harg aminyak juga tetap terjadi meskipun hingga saat ini permintaan minyak penghangat di AS tetap tinggi seiring dengan suhu udara musim dingin yang semakin menggigit. Tampakny akondisi makroekonomi dunia merupakan focus pasar satu-satunya untuk saat ini. Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memprkirakan bahwa pergerakan harga minyak mentah dalam waku dekat masih akan bergerak dalam trend yang bearish. Penurunan kuota OPEC dan konflik yang terjadi di Timur Tengah tampaknya tidak memberikan dampak sebesar penurunan permintaan. Diperkirakan harga minyak akan kembali mengetes level terendah Desember di posisi 32.40 dolar per barel.
Selasa, 13 Januari 2009 - 08:00
(News - Hard Commodity) - Harga minyak mentah Nymex pada penutupan perdagangannya hari ini (13/01) terlihat mengalami penurunan yang cukup taja. Harg akomoditas sumber energi ini anjlok didorong oleh kembali mengemukanya kekhawatiran tentang memburuknya kondisi resesi di dunia. Kondisi ini akan mengakibatkan penurunankonsumsi bahan bakar sehingga melemahnya harga minyak mentah. Pada akhir perdagangannya harga minyak metnah Nymex untuk kontrak bulan Februari mengalami penurunan sebesar 3.24 dolar (7.94%) dan ditutup pada posisi 37.59 dolar per barel. Harga minyak sempat mencapai level harian terendah di posisi 37.48 dolar per barel. Harga minyak mentah Brent untuk kontrak bulan Februari mengalami penurunan sebesar 1.51 dolar menjadi 42.91 dolar per barel. Harga minyak mentah seolah mengabaikan seruan OPEC tentang kemungkinan penurunan kuota produksi lebih lanjut. Penurunan harg aminyak juga tetap terjadi meskipun hingga saat ini permintaan minyak penghangat di AS tetap tinggi seiring dengan suhu udara musim dingin yang semakin menggigit. Tampakny akondisi makroekonomi dunia merupakan focus pasar satu-satunya untuk saat ini. Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memprkirakan bahwa pergerakan harga minyak mentah dalam waku dekat masih akan bergerak dalam trend yang bearish. Penurunan kuota OPEC dan konflik yang terjadi di Timur Tengah tampaknya tidak memberikan dampak sebesar penurunan permintaan. Diperkirakan harga minyak akan kembali mengetes level terendah Desember di posisi 32.40 dolar per barel.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar