Minyak Ke Level 48 Dolar Terseret Pusaran Konflik Gaza
Senin, 05 Januari 2009 - 10:00
(Nnews -Hard Commodity) - Harga minyak mentah pada perdagangan elektronik di Asia hari ini (05/01) terpantau mengalami kenaikan. Harga minyak telah mengalami kenaikan selama tiga hari berturut-turut akibat konflik yang terjadi di Gaza. Konflik berdarah yang telah berlangsung selama 10 hari ini mengancam stabilitas kemanan di Timur Tengah, kawasan penghasil minyak mentah terbesar di dunia. Harga minyak mentah mengalami peningkatan tajam setelah ribuan prajurit Israel bergerak memasuki wilayah Gaza. Konflik berdarah ini diperkirakan akan berlangsung cukup lama mengingat belum adanya persetujuan tentang kesepakatan damai hingga saat ini. Para investor memilih untuk memegang portofolio minyak karena dikhawatirkan bahwa konflik antara Israel dan Palestina akan meluas ke Negara tetangga. Harga minyak mentah Nymex untuk kontrak bulan Februari mengalami kenaikan sebesar 2.34 dolar (5%) dan diperdagangkan pada posisi 48.68 dolar per barel pada hari ini. Pada penutupan perdagangan tanggal 2 Januari lalu harga minyak mentah mengalami kenaikan sebesar 3.9% dan ditutup pada posisi 46.34 dolar per barel. Kenaikan mingguan harga emas minggu lalu mencapai 23%, peningkatan terbesar sejak tahun 1986. Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan harga minyak akan mengalami rebound di tahun 2009 ini. Kemungkinan minyak akan mampu kembali bergerak ke level 60 dolar per barel. Kondisi yang terjadi di Timur Tengah merupakan penggerak harga yang sangat signifikan untuk saat ini.
Senin, 05 Januari 2009 - 10:00
(Nnews -Hard Commodity) - Harga minyak mentah pada perdagangan elektronik di Asia hari ini (05/01) terpantau mengalami kenaikan. Harga minyak telah mengalami kenaikan selama tiga hari berturut-turut akibat konflik yang terjadi di Gaza. Konflik berdarah yang telah berlangsung selama 10 hari ini mengancam stabilitas kemanan di Timur Tengah, kawasan penghasil minyak mentah terbesar di dunia. Harga minyak mentah mengalami peningkatan tajam setelah ribuan prajurit Israel bergerak memasuki wilayah Gaza. Konflik berdarah ini diperkirakan akan berlangsung cukup lama mengingat belum adanya persetujuan tentang kesepakatan damai hingga saat ini. Para investor memilih untuk memegang portofolio minyak karena dikhawatirkan bahwa konflik antara Israel dan Palestina akan meluas ke Negara tetangga. Harga minyak mentah Nymex untuk kontrak bulan Februari mengalami kenaikan sebesar 2.34 dolar (5%) dan diperdagangkan pada posisi 48.68 dolar per barel pada hari ini. Pada penutupan perdagangan tanggal 2 Januari lalu harga minyak mentah mengalami kenaikan sebesar 3.9% dan ditutup pada posisi 46.34 dolar per barel. Kenaikan mingguan harga emas minggu lalu mencapai 23%, peningkatan terbesar sejak tahun 1986. Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan harga minyak akan mengalami rebound di tahun 2009 ini. Kemungkinan minyak akan mampu kembali bergerak ke level 60 dolar per barel. Kondisi yang terjadi di Timur Tengah merupakan penggerak harga yang sangat signifikan untuk saat ini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar