Minyak Mentah Lanjutkan Bearish Jelang Pengumuman Cadangan AS
Rabu, 07 Januari 2009 - 10:00
(News - Commodity) - Harga minyak mentah pada perdagangan hari ini (07/01) terpantau mengalami penurunan lanjutan. Harga minyak mentah mengalami penurunan menjelang pengumuman data cadangan minyak mentah di AS yang diperkirakan akan mengalami kenaikan. Sementara itu rilis data ekonomi AS yang diumumkan malam tadi mengalami penurunan. Kondisi ini memberikan sinyal bahwa ekonomi AS akan makin memburuk. Diperkirakan bahwa cadangan minyak mentah di AS mengalami kenaikan untuk dua minggu berturut-turut pada minggu yang berakhir tangga 2 Januari lalu. Sementara tiu factory orders AS di bulan November mengalami penurunan sebesar dua kali lipat dari proyeksi. Hal ini merupakan sinyal bahwa perusahaan menurunkan investasi dan produksinya. Harga minyak mentah pada perdagangan hari ini mengalami penurunan sebesar 8 sen dan diperdagangkan pada posisi 48.50 dolar per barel. Pada penutupan perdagangan dini hari tadi harga minyak mentah Nymex untuk kontrak bulan Februari mengalami penurunan sebesar 21 sen (0.4%) dan ditutup pada posisi 48.60 dolar per barel. Harga minyak mentah pada perdagangan malam tadi sempat mencapai level tertinggi sejak tanggal 1 Desember, yaitu pada harga 50.47 dolar per barel. Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan harga minyak akan mengalami rebound di tahun 2009 ini. Kemungkinan minyak akan mampu kembali bergerak ke level 60 dolar per barel. Kondisi yang terjadi di Timur Tengah merupakan penggerak harga yang sangat signifikan untuk saat ini.
Rabu, 07 Januari 2009 - 10:00
(News - Commodity) - Harga minyak mentah pada perdagangan hari ini (07/01) terpantau mengalami penurunan lanjutan. Harga minyak mentah mengalami penurunan menjelang pengumuman data cadangan minyak mentah di AS yang diperkirakan akan mengalami kenaikan. Sementara itu rilis data ekonomi AS yang diumumkan malam tadi mengalami penurunan. Kondisi ini memberikan sinyal bahwa ekonomi AS akan makin memburuk. Diperkirakan bahwa cadangan minyak mentah di AS mengalami kenaikan untuk dua minggu berturut-turut pada minggu yang berakhir tangga 2 Januari lalu. Sementara tiu factory orders AS di bulan November mengalami penurunan sebesar dua kali lipat dari proyeksi. Hal ini merupakan sinyal bahwa perusahaan menurunkan investasi dan produksinya. Harga minyak mentah pada perdagangan hari ini mengalami penurunan sebesar 8 sen dan diperdagangkan pada posisi 48.50 dolar per barel. Pada penutupan perdagangan dini hari tadi harga minyak mentah Nymex untuk kontrak bulan Februari mengalami penurunan sebesar 21 sen (0.4%) dan ditutup pada posisi 48.60 dolar per barel. Harga minyak mentah pada perdagangan malam tadi sempat mencapai level tertinggi sejak tanggal 1 Desember, yaitu pada harga 50.47 dolar per barel. Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan harga minyak akan mengalami rebound di tahun 2009 ini. Kemungkinan minyak akan mampu kembali bergerak ke level 60 dolar per barel. Kondisi yang terjadi di Timur Tengah merupakan penggerak harga yang sangat signifikan untuk saat ini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar