Selasa, 13 Januari 2009

Minyak Mentah Melanjutkan Melemah oleh Spekulasi Kenaikan Cadangan AS.

Minyak Mentah Melanjutkan Melemah oleh Spekulasi Kenaikan Cadangan AS
Selasa, 13 Januari 2009 - 11:00
(News - Hard Commodity) - Harga minyak mentah pada perdagangan elektronik di Asia hari ini (13/01) mengalami penurunan untuk enam hari berturut-turut. Harga komoditas energi ini mengalami penurunan melanjutkan penurunan sebesar 7.9% pada penutupan perdagangan dini hari tadi seiring dengan spekulasi bahwa cadangan minyak mentah di AS akan kembali mengalami peningkatan. Dijadwalkan bahwa Departemen Energi AS akan mengeluarkan laporan mengenai cadangan minyak mentah di AS hari Rabu besok. Diperkirakan cadangan minyak mentah di AS akan mengalami kenaikan sebesar 2.25 juta barel pada minggu yang berakhir tanggal 9 Januari lalu. Harga kontrak bulan Februari di Nymex saat ini mengalami discount sebesar 35% dari kontrak Desember. Kondisi ini lazim disebut contango, di mana pada trader memberikan harga yang lebih tinggi bagi kontrak untuk pengiriman yang lebih lama. Harga minyak mentah Nymex pada perdagangan elektronik hari ini mengalami penurunan sebesar 47 sen (1.3%) dan ditutup pada posisi 37.12 dolar per barel. Selama enam hari belakangan harga minyak mentah mengalami penurunan sebesar 24%. Pada penutupan perdagangan dini hari tadi harga minyak mentah mengalami penurunan sebesar 3.24 dolar (7.9%) menjadi 37.59 dolar per barel. Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memprkirakan bahwa pergerakan harga minyak mentah dalam waku dekat masih akan bergerak dalam trend yang bearish. Penurunan kuota OPEC dan konflik yang terjadi di Timur Tengah tampaknya tidak memberikan dampak sebesar penurunan permintaan. Diperkirakan harga minyak akan kembali mengetes level terendah Desember di posisi 32.40 dolar per barel.

Tidak ada komentar: