Senin, 2009 Januari 05

Minyak Masih Naik; Kondisi Keamanan Timur Tengah Makin Kritis

Minyak Masih Naik; Kondisi Keamanan Timur Tengah Makin Kritis
Senin, 05 Januari 2009 - 20:30
(ews - Commodity) - Harga minyak pada malam hari ini (5/01) masih memperlihatkan penguatan. Kekhawatiran para pelaku pasar terhadap infiltrasi pasukan Israel yang telah memasuki wilayah Gaza. Hal tersebut semakin memperkeruh kondisi keamanan di wilayah Timur Tengah. Semakin banyaknya korban yang meninggal dan besarnya kerusakan fasilitas yang terjadi di wilayah Gaza semakin membuat salah satu wilayah Palestina tersebut semakin tersudut. Kondisi ini membuat harga minyak semakin terdorong naik diiringi oleh kebijakan pengurangan produksi minyak mentah yang dilakukan oleh negara-negara anggota OPEC yang rencanannya akan dilakukan pada pekan ini. Minyak mentah untuk kontrak pengiriman bulan Februari meningkat sebesar 2,34 dollar atau 5,1% menjadi 48,68 dollar/barel. Berdasarkan beberapa waktu dimana pada Juli 2006 atau pada saat perang antara Israel dengan Hisbullah sempat membuat harga minyak meningkat sebesar 23%. Menurut analisa dari Divisi Vibiz Research di Vibiz Consulting, pergerakan harga minyak masih akan mengalami peningkatan. Selain dari faktor perang antara Israel-Hamas, peningkatan harga minyak juga dipengaruhi oleh kemungkinan akan turunnya kembali persediaan minyak mentah AS, mengingat masih rendahnya permintaan masyarakat AS dalam beberapa pekan terakhir. Pekan lalu diketahui bahwa persediaan minyak AS turun sebesar 28,1 juta barel. Menurut Departemen Energi AS, tren penurunan persediaan minyak ini diperkirakan akan berlanjut jika harga minyak terus mengalami peningkatan, seiring semakin memanasnya kondisi di Timur Tengah.

0 komentar: