Emas Sesi Asia Rebound Iringi Apresiasi Euro
Rabu, 14 Januari 2009 - 11:00
(News - Commodity) - Harga emas pada perdagangan di Asia hari ini (14/01) terpantau mengalami peningkatan. Kenaikan harga logam mulia ini didorong oleh rally euro-dolar dan kenaikan yang dialami oleh harga minyak mentah. Meskipun demikian perdagangan emas hari ini tidak terlalu besar volumenya karena para investor masih menantikan hasil pertemuan ECB besok. Para investor mengharapkan ECB akan menurunkan suku bunga Eropa sebesar 50 bps pada hari Kamis besok. menjadi 2.5%. Penurunan suku bunga ini akan membuat euro mengalami pelemahan terhadap dolar AS dan rival-rival lainnya. Penurunan suku bunga ini sudah diprekirakan secara luas sebab sangat penting untuk kembali menggairahkan perekonomian di kawasan Eropa. Pada perdagangan hari ini harga emas spot mengalami peningkatan sebesar 3.35 dolar dan diperdagangkan pada posisi 824.40 dolar per ons. Pada perdagangan malam tadi harga emas sempat mencapai level terendah dalam satu bulan di posisi 814 dolar per ons. Sementara itu harga emas berjangka Nymex untuk kontrak bulan Februari mengalami peningkatan sebesar 4.3 dolar menjadi 825 dolar per ons. Menurut analisis Vibiz Research dari Vibiz Consulting, pergerakan harga emas masih berpotensi untuk menguat. Potensi menguat emas ini didorong oleh kondisi dolar yang masih labil. Dolar AS diperkirakan masih akan mengalami tekanan disebabkan ekonomi AS yang masih akan memburuk. Untuk saat ini harga emas masih akan cenderung berada di kisaran 800 - 950 dolar per ons. Untuk jangka panjang emas berpotensi menembus level 1000 dolar per ons.
Rabu, 14 Januari 2009 - 11:00
(News - Commodity) - Harga emas pada perdagangan di Asia hari ini (14/01) terpantau mengalami peningkatan. Kenaikan harga logam mulia ini didorong oleh rally euro-dolar dan kenaikan yang dialami oleh harga minyak mentah. Meskipun demikian perdagangan emas hari ini tidak terlalu besar volumenya karena para investor masih menantikan hasil pertemuan ECB besok. Para investor mengharapkan ECB akan menurunkan suku bunga Eropa sebesar 50 bps pada hari Kamis besok. menjadi 2.5%. Penurunan suku bunga ini akan membuat euro mengalami pelemahan terhadap dolar AS dan rival-rival lainnya. Penurunan suku bunga ini sudah diprekirakan secara luas sebab sangat penting untuk kembali menggairahkan perekonomian di kawasan Eropa. Pada perdagangan hari ini harga emas spot mengalami peningkatan sebesar 3.35 dolar dan diperdagangkan pada posisi 824.40 dolar per ons. Pada perdagangan malam tadi harga emas sempat mencapai level terendah dalam satu bulan di posisi 814 dolar per ons. Sementara itu harga emas berjangka Nymex untuk kontrak bulan Februari mengalami peningkatan sebesar 4.3 dolar menjadi 825 dolar per ons. Menurut analisis Vibiz Research dari Vibiz Consulting, pergerakan harga emas masih berpotensi untuk menguat. Potensi menguat emas ini didorong oleh kondisi dolar yang masih labil. Dolar AS diperkirakan masih akan mengalami tekanan disebabkan ekonomi AS yang masih akan memburuk. Untuk saat ini harga emas masih akan cenderung berada di kisaran 800 - 950 dolar per ons. Untuk jangka panjang emas berpotensi menembus level 1000 dolar per ons.

0 komentar:
Poskan Komentar