Kamis, 15 Januari 2009

Minyak Melemah, Cadangan AS Naik Tajam

Minyak Melemah, Cadangan AS Naik Tajam
Kamis, 15 Januari 2009 - 07:25
(News - Commodity) - Harga minyak mentah pada penutupan perdagangannya di bursa Nymex dini hari tadi (15/01) terpantau mengalami penurunan yang cukup signifikan. Harga minyak mentah retreat setelah sempat menguat kemarin seiring dengan meningkatnya cadangan minyak di AS dan sinyal bahwa permintaan di negara konsumen minyak terbesar di dunia tersebut mengalami penurunan tajam. Permintaan terhadap BBm jenis minyak distilasi di AS mengalami penurunan hingga mencapai level terendahnya dalam lima tahun belakangan. Anjloknya konsumsi bahan baker ini dipicu oleh turunnya produksi industri di negara tersebut. Cadangan BBM di AS pada minggu yang berakhir tanggal 9 Januari lalu mengalami peningkatan sebesar 6.4 juta barel. Harga minyak mentah Nymex untuk kontrak bulan Februari mengalami penurunan sebesar 50 sen dan ditutup pada posisi 37.28 dolar per barel. Sementara itu harga minyak metnah Brent justru mengalami peningkatan seiring makin memanasnya perselisihan antara Rusia dan Ukraina mengenai supply gas. Brent kontrak Februari mengalami peningkatan sebesar 25 sen menjadi 45.08 dolar per barel. Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memprkirakan bahwa pergerakan harga minyak mentah dalam waku dekat masih akan bergerak dalam trend yang bearish. Penurunan kuota OPEC dan konflik yang terjadi di Timur Tengah tampaknya tidak memberikan dampak sebesar penurunan permintaan. Diperkirakan harga minyak akan kembali mengetes level terendah Desember di posisi 32.40 dolar per barel.

Tidak ada komentar: